Optimalisasi Pelayanan Publik Berkualitas Melalui Perpustakaan Khusus dan Manajemen Arsip Sebagai Sumber Informasi yang Otentik dan Terpercaya di Perangkat Daerah, Tanjung Selor, Kab.Bulungan, Kalimantan Utara.
Gubernur yang diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, meminta setiap SKPD mengembangkan Perpustakaan Khusus untuk meningkatkan kualitas informasi dan pengetahuan yang dikembangkan setiap oleh setiap SKPD di Kalimantan Utara.
Paparan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, memulai paparan dengan bertanya, sudahkah SKPD di Kalimantan Utara dikelola dengan benar? Misalkan, sertifikat tanah, jangan hanya sertifikat nya saja yang disimpan, namun juga surat-surat dan dokumen pendukung berkaitan dengan riwayat sertifikat tanah tersebut. Untuk itulah muncul gerakan sadar dan tertib arsip. Misalkan surat serah terima aset, berita acaranya yang dibuat, lampiran nya tidak ada. Termasuk pula dokumen pendukungnya.
Manajemen arsip berjalan dengan baik, maka dalam ukuran kinerja unit pemerintah salah satu indikator penilaian kinerjanya yaitu adanya perpustakaan khusus dan unit pengolahan arsip.
Saat ini sudah ada perpustakaan digital i-kaltara menggunakan playstore. Untuk itu setiap dinas OPD mengelola perpustakaan menggunakan aplikasi, seperti inlislite. Misi Perpustakaan Kaltara, mengembangkan literasi informasi untuk kesejahteraan.
Contoh-contoh surat misalkan dibukukan saja dalam format digital, sehingga memudahkan ketika membuat surat tanpa harus kepusingan mengarang surat yang belum tentu standar format dari instansi terkait.
Workshop Perpustakaan diikuti oleh staf perwakilan satuan dinas setingkat eselon 2 di wilayah Kalimantan Utara dan Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara. Umumnya instansi tersebut belum memiliki Perpustakaan dan kantornya masih kontrak atau belum definitif.
Penulis: Farli Elnumeri
