“Aku senang banget bisa PKL di sini! Banyak hal baru yang aku pelajari. Selain itu, aku juga senang bisa belajar soft skill karena sering diajak mengunjungi perpustakaan lain. Jadi, kerjanya nggak monoton!”
— Amil, peserta PKL
Pengetahuan tidak lengkap rasanya jika tidak dipraktikkan. Dengan alasan tersebut, Perpustakaan Hukum Daniel S Lev Law memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk dapat merasakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dengan mempelajari beberapa hal terkait pekerjaan sebagai Pustakawan. PKL menjadi ajang kolaborasi dan berbagi wawasan, sekaligus menjadi wadah pengembangan kompetensi pustakawan muda yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Pada periode 9 Juni hingga 1 Juli 2025, dua mahasiswa Ilmu Perpustakaan dari Universitas Indonesia angkatan 2023, Salma dan Amil, menjalani PKL di Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev. Dalam kurun waktu tersebut, mereka tidak hanya belajar aspek teknis seperti pengelolaan koleksi dan pelayanan pemustaka, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang mengasah kreativitas dan soft skill.
Beberapa kegiatan yang mereka jalani selama masa PKL mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan perpustakaan modern:
- Kemas Ulang Informasi
Salma dan Amil terlibat aktif dalam proses kemas ulang informasi, yaitu mengolah kembali hasil kegiatan diskusi dan workshop menjadi bentuk artikel populer yang mudah diakses publik. Salah satu artikel yang mereka kerjakan berjudul “Redefinisi Pustakawan: Kembali Menghidupkan Jiwa Profesi”, yang merangkum hasil diskusi mengenai pentingnya peran pustakawan sebagai agen perubahan di tengah disrupsi informasi. Mereka juga menyusun artikel “Pengaruh AI terhadap Pembuatan Konten Media Sosial” yang mengangkat dinamika pemanfaatan kecerdasan buatan dalam strategi komunikasi perpustakaan. Proses ini tidak hanya melatih kemampuan menulis dan berpikir kritis, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang pentingnya diseminasi pengetahuan hukum secara relevan dan menarik.
- Layanan Berbasis TIK
Mahasiswa PKL diajak memahami sistem layanan berbasis teknologi yang digunakan oleh perpustakaan, khususnya melalui SLiMS (Senayan Library Management System) sebagai sistem informasi perpustakaan, serta DigiLev, platform digital milik Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev. Mereka mempelajari bagaimana metadata disusun, koleksi digital diakses, dan bagaimana integrasi sistem tersebut mendukung pelayanan informasi hukum yang efisien dan transparan.
- Promosi Media Sosial
Salma dan Amil juga dilibatkan dalam pembuatan konten promosi untuk media sosial perpustakaan. Mereka belajar merancang narasi yang sesuai dengan nilai dan semangat perpustakaan, memilih visual yang menarik, serta memahami algoritma dasar dalam penyebaran informasi digital. Kegiatan ini memperkaya pemahaman mereka tentang peran penting media sosial sebagai wajah dan jembatan komunikasi perpustakaan dengan masyarakat.
- Pengembangan Soft Skill
Tidak kalah penting, mahasiswa PKL dibekali dengan pengalaman yang mengasah kemampuan interpersonal dan profesional. Melalui sesi diskusi internal, kunjungan ke perpustakaan mitra, dan simulasi pelayanan kepada pemustaka, mereka belajar pentingnya komunikasi efektif, kerja tim, pemecahan masalah, serta etika profesi pustakawan dalam menghadapi beragam situasi di dunia kerja.
Kesan Pesan


Melalui program ini, Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev berharap dapat terus menjadi ekosistem pembelajaran yang terbuka, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kami percaya bahwa masa depan perpustakaan dibentuk oleh generasi penerus yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki semangat kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
