“Menyenangkan banget, unexpectedly sangat berkesan di aku. Kakak-kakak dan staf-stafnya baik dan ramah semua. Most importantly, membuka mata aku kalau profesi pustakawan dan perpustakaan itu sendiri sangat tidak sepele dan sangat prestisius. Semoga DanLev bisa semakin berkembang, karena sumber daya di DanLev menarik banget dan sangat berpotensial. Semoga aku bisa merasakan lagi environment kerja semenyenangkan dan seramah di DanLev.” Dyandra, 7 Agustus 2025
Perpustakaan Hukum Daniel S Lev telah membuka peluang PKL (Praktik Kerja Lapangan) dari Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia. Pada proses ini tentu saja, harapannya ketika mahasiswa melakukan praktik kerja di perpustakaan kami, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu tentang penataan buku tapi juga skill-skill yang diperlukan oleh pustakawan untuk dapat beradaptasi dengan teknologi. Dengan kemampuan yang dimiliki anak muda akan mempermudah mereka dalam mengelola ide-ide menarik untuk masa depan perpustakaan.
Pada periode 14 Juli – 31 Juli 2025, Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev menerima dua mahasiswa PKL yaitu Dyandra dan Ryuki. Keduanya mendapatkan pengalaman beragam yang dirancang agar mampu memberikan gambaran nyata mengenai profesi pustakawan.
Kegiatan Dyandra
- Penyusunan materi media sosial
Dyandra membuat artikel untuk kanal digital perpustakaan di antaranya, Website di Library of Congress, Website di Harvard Library, Paralegal, dan How to Upload Your Article. Artikel ini tidak hanya menjadi bahan publikasi, tetapi juga sarana literasi hukum bagi pemustaka, sehingga informasi hukum dapat diakses dengan cara yang lebih sederhana dan menarik. - Membuat Indeks Bulanan (Newsletter)
Dyandra mengembangkan konten visual menggunakan Canva untuk mendukung publikasi newsletter. Kehadiran newsletter ini penting agar sivitas akademika tetap terhubung dengan informasi terbaru dari dunia hukum dan kegiatan perpustakaan. - Pengolahan koleksi cetak
Awalnya Dyandra dijadwalkan mengelola koleksi digital di platform Digilev. Namun karena sistem sedang dalam proses pemeliharaan, kegiatan diganti dengan pengolahan koleksi cetak hibah. Pengalaman ini memberi pemahaman langsung tentang bagaimana pustakawan menjaga kualitas dan keteraturan koleksi fisik agar siap digunakan pemustaka.
Kegiatan Ryuki
- Pembuatan direktori pusat informasi hukum
Ryuki menyusun direktori dengan menghimpun sumber dari Hukumonline dan basis data Scopus. Direktori ini sangat bermanfaat karena membantu pengguna menemukan pusat-pusat data hukum terpercaya secara lebih cepat dan sistematis. - Indeks jurnal hukum
Ia melakukan pengindeksan jurnal dengan cakupan subjek: Hukum Umum, Hukum Bisnis, Hukum Pidana, dan Hukum Konstitusi. Proses ini mendukung kemudahan akses bagi peneliti, dosen, maupun mahasiswa dalam menelusuri artikel sesuai bidang kajian hukum yang spesifik. - Pengelolaan repository
Ryuki juga berkontribusi dalam penginputan karya ilmiah, khususnya skripsi, ke dalam repository Jentera. Hal ini memastikan karya akademik dapat didokumentasikan secara baik dan tersedia bagi generasi berikutnya sebagai sumber referensi.
Pengalaman Berjejaring
Selain kegiatan teknis, Dyandra dan Ryuki diperkenalkan dengan pentingnya jejaring perpustakaan. Mereka turut serta dalam kunjungan ke Perpustakaan Komnas HAM, di mana mereka belajar tentang peran perpustakaan sebagai pusat informasi hak asasi manusia. Pengalaman ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa kolaborasi antar perpustakaan sangat penting untuk memperkuat ekosistem literasi hukum di Indonesia.
Harapan
Melalui program PKL ini, kami berharap setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membentuk cara pandang yang lebih luas tentang profesi pustakawan. Dengan keterampilan digital, pemahaman tentang koleksi, serta wawasan jejaring kelembagaan, kami percaya mahasiswa PKL dapat berkembang menjadi pustakawan yang dinamis, berprestasi, dan berdedikasi dalam mendukung akses pengetahuan hukum di Indonesia.
KESAN PESAN


