Kegiatan

Surat Bebas Pustaka

Setiap menjelang sidang skripsi mahasiswa program S1, biasanya para pemustaka sibuk bertanya ke pustakawan, bagaimana caranya mendapatkan Surat Bebas Pustaka.

Apa itu Surat Bebas Pustaka?

Ini adalah selembar surat yang berisi keterangan kalau pemustaka yang menjadi anggota di Perpustakaan Perguruan Tinggi sudah terbukti tidak memiliki pinjaman buku atau jurnal dari perpustakaan tersebut. Di lingkup Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, adanya SBP menjadi salah satu syarat bisa mengikuti sidang skripsi.

Berikut syarat & ketentuan untuk mendapatkan Surat Bebas Pustaka (SBP), yang harus ada sebagai salah satu kelengkapan mengajukan sidang skripsi, khususnya bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera.

Syarat & ketentuan Surat Bebas Pustaka:
1. Sudah tidak punya tunggakan pinjaman buku atau jurnal dari Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev,
2. Mengisi form Surat Bebas Pustaka,
3. Mengajukan permohonan Surat Bebas Pustaka ke perpustakaan@jentera.ac.id,
4. Pustakawan akan mengirim Surat Bebas Pustaka melalui email pemohon untuk dicetak mandiri.

Format Surat Bebas Pustaka

Nama:

Nomor Induk Mahasiswa:

Program Studi/Peminatan:

Semester:

Alamat Rumah:

Alamat Email:

Pustakawan akan mengecek peminjaman pemustaka di fitur sirkulasi database perpustakaan, jika memang tidak ada peminjaman SBP akan diterbitkan tidak lebih dari 1×24 jam. Jika masih ada catatan peminjaman, maka pemustaka wajib mengembalikan. Jika buku hilang, pemustaka diminta mengganti dengan buku yang sama.

@trianadyah