Kegiatan

Persiapan Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi

Perpustakaan perguruan tinggi merupakan satu kesatuan dari penguruan tinggi yang menaunginya. Maka tugasnya pun tidak hanya mengelola buku, namun perpustakaan perguruan tinggi juga ikut andil dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu dengan menyediakan sumber-sumber informasi untuk mendukung kurikulum, penelitian, pengembangan dan pengabdian terhadap masyarakat.

Oleh karena itu, untuk mendukung hal tersebut Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta bekerja sama dengan FPPTI DKI Jakarta pada Senin, 25 Maret 2019 menyelenggarakan “Bimbingan Teknik Persiapan Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi”. Hal ini mengacu pada Pasal 24 ayat (1) Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 yang menjelaskan bahwa setiap perguruan tinggi menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan.

Dalam acara Bimtek tersebut, ada tiga pokok pembahasan utama yaitu mengenai pembekalan menuju Akreditasi Perpustakaan berdasarkan Standar Nasional Perpustakaan (SNP), best practices pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi terakreditas, dan sosialisasi Sistem Informasi Akreditasi Perpustakaan (SIAP).

Drs, B. Mustafa Kepala Unit M.Lib Kepala Uni Arsip IPB Bogor dan Asesor LAP-N selaku pembicara pada Bimtek tersebut,  menjelaskan bagaimana tahapan proses akreditasi perpustakaan, visitasi perpustakaan, hingga komponen-komponen yang dinilai saat akreditasi perpustakaan. Terdapat enam komponen standar perpustakaan perguruan tinggi yang harus dipenuhi yaitu : komponen standar koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana perpustakaan, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggara perpustakaan, dam pengelolaan perpustakaan.

Dengan diselanggarakannya Bimtek tersebut, diharapkan pengelola-pengelola perpustakaan perguruan tinggi mulai menyiapakan diri untuk melakukan akreditasi perpustakaan. Perpustakaan yang telah terakreditasi berarti telah menjalankan perpustakaan sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan, sehingga hal tersebut dapat memberikan citra yang bagus, baik bagi perpustakaan itu sendiri maupun perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *