Kausa

Bolehkah Menggunakan atau Memodifikasi Gambar dari Internet?

Kamu pasti pernah mendownload gambar dari internet, kemudian menggunakan atau memodifikasinya. Entah itu untuk di upload ke media sosial (Instagram, Facebook, Twitter, dll) atau untuk keperluan lainnya, seperti untuk keperluan pekerjaan atau tugas kuliah.

Tapi tahukah kamu, setiap gambar di internet juga memiliki lisensi?

Dalam hal ini ada satu sistem yang mengatur tentang lisensi karya cipta di internet yaitu Creative Commons (CC). Creative Commons adalah sebuah organisasi nirlaba yang memfokuskan diri untuk memperluas cakupan karya kreatif yang tersedia untuk orang lain secara legal agar dapat digunakan kembali dan dibagi secara luas.

Berikut 3 contoh lisensi yang diterapkan oleh Creative Commons:

  1. Diperbolehkan untuk mendownload, mengubah bahkan untuk tujuan komersil tanpa harus memberi kredit Penciptanya atau Pemegang Hak Cipta.

  1. Diperbolehkan untuk mendownload, mengubah dan untuk tujuan komersil tetapi harus memberikan kredit Penciptanya atau Pemegang Hak Cipta.

  1. Diperbolehkan mendownload, mengubah tetapi tidak diizinkan untuk mengkomersilkan karya cipta dibawah lisensi ini.

Lalu bagaimana mengetahui gambar tersebut memiliki lisensi?. Caranya yaitu ketika kamu mencari gambar misalnya di images.google.com, kemudian mengetikan kata kunci “pemandangan”, lalu untuk mengetahui “Hak Pengguna”, kamu dapat mengklik tools (alat)”, sehingga akan muncul keterangan untuk melakukan pencarian gambar misalnya di filter berdasarkan “labeled for reuse with modification”.

Selain mencari gambar di images.google.com, berikut referensi situs untuk mencari gambar gratis dan legal: Pixabay, Flickr, Unsplash, dan Pexel.

Intinya kita boleh menggunakan atau memodifikasi gambar dari internet, namun yang harus diperhatikan adalah kita harus lebih bijak dan cerdas. Jangan sampai kita menggunakan atau memodifikasi gambar karya orang lain dan bahkan memakainya untuk urusan komersil tanpa menuliskan kredit atau izin dari Pencipta atau Pemegang Hak Cipta karya tersebut. Karena sesungguhnya setiap karya memiliki Hak moral yang melekat abadi di dalamnya dan Hak Ekonomi. Hal ini sendiri di atur dalam UU No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.

 

Dasar Hukum:
UU No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta
Referensi :
Penulis : Tuti Nour Khasanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *